Card image
Zakat Maal

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat tersebut engkau membersihkan dan mensucikan mereka” (QS. At-Taubah : 103)

Zakat memiliki posisi yang sangat penting, strategis, dan menentukan, baik dilihat dari sisi ajaran Islam maupun dari sisi pembangunan kesejahteraan umat. Sebagai suatu ibadah pokok, zakat termasuk salah satu rukun Islam yang lima.

Rasulullah bersabda: "Islam terdiri atas lima rukun: mengakui tidak ada Tuhan melainkan Allah dan sesungguhnya Muhammad utusan Allah; mendirikan shalat; menunaikan zakat; haji ke Baitullah; dan puasa ramadhan".

(HR.Ahmad, Al-Bukhari dan Muslim). 

Zakat maal (harta) adalah zakat yang dikenakan atas harta yang dimiliki oleh seorang muslim ketika harta tersebut telah memenuhi ketentuan nisab dan telah mencapai satu tahun (haul).

Sesuatu dapat disebut dengan maal (harta) jika memenuhi 2 (dua) syarat

a. Dapat dimiliki, disimpan, dihimpun, dan dikuasai.

b. Dapat diambil manfaatnya sesuai dengan ghalibnya. Misalnya rumah, mobil, ternak, hasil pertanian, uang, emas, perak, dll.

Zakah maal terdiri dari berbagai jenis, muslim menunaikan zakat ini  tergantung dari harta yang dimilikinya. Adapun beberapa jenis zakat maal adalah sebagai berikut:

  • Emas dan perak, yaitu semua  harta kekayaan yang terbuat dari bahan emas dan perak dalam bentuk apapun.
  • Hewan ternak, yaitu semua jenis ternak dengan berbagai ukuran. Seperti Sapi, kambing dan ayam.
  • Hasil pertanian, yaitu semua jenis tanaman yang memiliki nilai ekonomis. Seperti gandum, padi, kurma dan sebagainya.
  • Harta perniagaan, yaitu semua jenis barang yang diperjualbelikan, baik dalam bentuk alat, makanan, pakaian, perhiasan, dan lain-lain, yang diusahakan oleh perorangan maupun kelompok.
  • Hasil tambang (makdin), yaitu semua hasil penambangan berbagai benda yang terdapat dalam bumi dan laut yang bernilai ekonomis. Seperti logam, minyak, mutiara, batu bara, dan sebagainya.
  • Barang temuan (rikaz), yaitu semua harta yang yang berasal dari hasil temua dan tidak diketahui pemiliknya, misalnya harta karun.
  • Zakat profesi, yaitu zakat yang dikeluarkan seseorang dari penghasilannya pada profesi tertentu bila telah mencapai nisab. Misalnya profesi dokter, pegawai negeri sipil, konsultan dan sebagainya.

Adapaun cara menghitungnya 

2,5% x Total jumlah harta yang disimpan selama setahun.

Sahabat, harta yang dimiliki tidak akan bersifat kekal selamanya, keluarkan zakatnya demi menggapai ridhaNYA. Berzakat melalui mandiri bersama akan membantu ribuan anak yatim dhuafa dan jutaan mustahik lainnya.

Sebarkan Kebaikan Anda

ZAKAT MANDIRI adalah Platform Donasi Digital milik LAZNAS Yatim Mandiri, sebagai media untuk memudahkan Donatur dalam menunaikan kewajiban Zakatnya.