Card image
Zakat Perdagangan

Sektor perdagangan masih menjadi sektor paling produktif dalam zakat. Perdagangan merupakan profesi utama dalam kehidupan manusia.

Dagang adalah mengolah harta dengan cara tukar menukar (mu’awadhah) untuk memperoleh keuntungan (Syekh Nawawi al-Jawi, t.t.:102). Penjelasan ini juga mencakup seluruh usaha baik barang maupun jasa yang berorientasi profit, baik yang dilakukan oleh individu maupun perusahaan.

Hadist Nabi menyebutkan bahwa usaha yang paling baik adalah apa yang dihasilkan manusia dari tangannya dan jual beli yang baik (HR, Bazzar). 

Syarat-syarat zakat perdagangan yang menjadi tolak ukur wajib zakat atau tidaknya sebuah usaha tersebut diantaranya:

Mencapai nishab senilai 85 gram emas.

Mencapai haul (Satu tahun)

Berikut cara menghitung zakat perdagangan

Zakat perdagangan = ((Modal yang diputar + Keuntungan + Piutang) - (Hutang Jatuh Tempo + Kerugian))  x 2,5%

Contoh:

Uang kas Rp. 17.000.000,- + Rp. 34.000.000,- =  Rp. 51.000.000,- x 2,5% = Rp. 1.275.000,-

Sahabat, semoga kita termasuk umat muslim yang sadar zakat.

Karena zakat sahabat, merupakan efektifitas pengentasan kemiskinan dan bentuk ketakwaan kepada Allah.

Sebarkan Kebaikan Anda

ZAKAT MANDIRI adalah Platform Donasi Digital milik LAZNAS Yatim Mandiri, sebagai media untuk memudahkan Donatur dalam menunaikan kewajiban Zakatnya.